Sabtu, 30 Mei 2009

Mencari Jalannya Syukur


Banyak diantara kita yang masih belum bisa menyukuri dengan nikmat yang Allah berikan kepada kita. Untuk bisa selalu bersyukur kita harus mencari jalannya syukur. Sekarang saya di Ruang Haemodialisa sedang menunggu pasien yang cuci darah. Pasien cuci darah karena ginjalnya tidak berfungsi sehingga untuk membuang racun2 yang ada di dalam tubuh harus dibuang dengan ginjal buatan. Sekali cuci darah kalau di Rumah Sakit Bumi Waras (tempat saya kerja) Rp.650.000, itu belum termasuk obat-obatan yg lain. Kalau yang sudah parah dia harus HD (cuci darah) seminggu 2 - 3 kali, kalau yang belum parah minimal 1 minggu sekali. Coba kita hitung berapa besar biaya yang harus dikeluarkan dalam satu bulan...satu tahun..masya Allah. Rata2 pasien kami sudah ketergantungan dengan mesin HD sehingga kalau telat HD badannya lemas, mual muntah, tidak nafsu makan, badan bengkak dan makan juga tidak boleh sembarangan. Ini baru contoh dari pasien yang gagal ginjal, bagaimana dengan yang terkena stroke, kencing manis, darah tinggi , kangker dan penyakit berat lainnya. Maka bersyukurlah kita yang sekarang diberi kesehatan oleh Allah. Sungguh kenikmatan yang tidak ternilai harganya. Tapi mengapa kita kadang-kadang lalai dalam beribadah. Untuk bisa bersyukur marilah kita cari jalannya syukur. Anda bisa datang ke Rumah Sakit atau ke pantai jompo atau ke SLB. Selamat mencari jalannya syukur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar